6 Aug 2017

Kursus Musik atau Otodidak?

KURSUS MUSIK ATAU OTODIDAK?

Bagi teman-teman ingin belajar musik, pasti pernah mengalami rasa bimbang dimana harus memilih antara lebih baik belajar secara otodidak atau ikut kursus musik. Lalu apa pilihan kalian? Sebelum memilih, simak dulu ulasan dibawah ini.

OTODIDAK

Ada banyak hal yang menjadi latar belakang orang belajar musik secara otodidak. Entah itu karena keterbatasan sarana di tempatnya, ataukah karena tidak adanya biaya untuk sekolah musik, atau tidak menutup kemungkinan karena lingkungannya. Orang-orang yang belajar musik secara otodidak biasanya memiliki kemauan dan semangat yang kuat dalam belajar musik. Terbukti dengan cara dia mempelajari musik dengan caranya sendiri. Bayangkan, seseorang yang tinggal di desa terpencil tidak ada sekolah dan tidak ada toko buku, namun ia berusaha untuk bisa baca-tulis, tentu Anda tidak akan meragukan semangat orang tersebut bukan? Nah, seperti itulah kira-kira semangat orang yang mempelajari musik secara otodidak. Orang yang belajar secara otodidak akan mengandalkan hearing dan feeling-nya untuk mempelajari musik. Yang termudah tentunya dengan cara mendengarkan musik, lantas meraba-rabanya, lantas menirunya. Ia akan berlatih berulang-ulang hingga ia paham dengan sendirinya, dan mulai belajar berimprovisasi, dan semua itu menurut pendengarannya. Enak didengar atau tidak.

SEKOLAH MUSIK

Orang yang sekolah musik, dia akan mempelajari musik dengan cara ter-kurikulum. Artinya, dia akan mempelajari musik dari dasar secara teori dan praktek dengan cara yang benar. Dia akan belajar bagaimana membaca dan menulis not, dia akan belajar mengenai pembentukan chord, dia akan belajar mengenai circle-circle chord, dia akan belajar bagaimana mengiringi dan bagaimana bermain solo dan ensemble, dia akan belajar berimprovisasi, dan lain sebagainya.

Betulkah musisi yang belajar di sekolah musik lebih baik dibandingkan musisi yang belajar secara otodidak?

Belum tentu. Seseorang yang belajar di sekolah musik namun tidak memiliki kemauan atau keseriusan yang kuat untuk mempelajari dan bermain musik, tetap tidak akan menjadi musisi yang berkualitas.

Apakah berarti musisi yang belajar secara otodidak lebih baik dari musisi yang belajar di sekolah musik?

Belum tentu juga. Orang yang memiliki semangat dan kemauan yang keras dalam mempelajari musik secara otodidak, namun tidak mau mendengar atau mengacu pada teori musik yang benar, dikhawatirkan akan menjadi musisi keras kepala yang bermain musik secara ngawur, dan biasanya akan sulit bekerja sama dengan musisi lainnya.

Apakah benar musisi yang belajar secara otodidak bermain musik lebih menggunakan hati dibandingkan musisi yang belajar di sekolah musik?

Tidak benar. Semua musisi menggunakan hati saat memainkan musik. Adapun anggapan musisi di sekolah musik yang bermain seperti robot, hanyalah pada saat mereka “mempelajari” musik. Sama persis dengan musisi otodidak meraba-raba not dan chord pada saat mereka mempelajari musik. Pada saat “memainkan”, semua tentunya tetap menggunakan hati dan feel.

Silahkan Anda buka YouTube, lantas Anda cari video performance dari para Pianis Klasik dunia. Mereka mepelajari musik di sekolah musik. Silahkan Anda lihat dan Anda dengarkan dengan seksama permainan mereka. Atau jika itu terlalu rumit, Anda lihat dan dengarkan karya-karya Erwin Gutawa. Apakah terdengar seperti robot?

Idealnya bagaimana belajar musik itu?

Nah, jika berbicara ideal, saran kami adalah kita harus garis bawahi satu kata: BELAJAR. Sesuaikan dengan kondisi Anda. Jika Anda berada di daerah yang sarana dan prasarana-nya kurang, atau Anda terbentur biaya untuk sekolah musik, maka belajarlah saat itu juga meskipun secara otodidak. Setelah Anda punya kesempatan untuk sekolah musik, segeralah ambil kesempatan tersebut, dan teruskan belajar Anda di sekolah musik tersebut.

Jika Anda saat ini berada di kota yang lengkap sarana dan prasana-nya, lantas Anda tidak mempunyai kendala dalam hal biaya, maka silahkan Anda belajar musik di sekolah musik. Ingat, lebih baik Anda kesulitan mempelajari sesuatu dengan benar dari awal, daripada Anda kesulitan untuk merubah sesuatu yang salah yang sudah terbentuk menjadi kebiasaan Anda sejak lama.

Teruslah belajar, jangan pernah berhenti. 

Tidak pernah ada kata berhenti belajar selama hidup di dunia ini. Semoga bermanfaat.

_____________________________________________________________________

Selalu dapatkan informasi terbaru kami dengan follow Social Media Nuansa Musik:
Instagram : @NuansaMusikOfficial
Facebook : Nuansa Musik
Twitter : @NuansaMusik
Youtube: Nuansa Musik Channel